Kesalahan Pemula Dalam Menentukan Strategi Social Media Marketing

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat berjumpa kembali di blog daringkreatif.net. kali ini kita akan menyambung tips social media marketing yang sebelumnya. Bagi kalian yang belum baca dari awal silakan baca disini.

Kadang kita merasa sok pinter dari siapapun dalam menentukan strategi social media marketing, baru membaca tutorial sekali udah gayanya kayak ekspert. Setelah hasilnya boncos atau tidak sesuai dengan harapan akhirnya down dan hilang. Hehehe. Ini pengalaman saya pribadi sih tepatnya. Tapi, itu adalah sepenggal dari kisah usaha yang sudah pernah saya lakukan. Jadi kalian tidak perlu bersusah payah untuk melakukan riset setiap kegagalan anda. Saya akan bagikan pengalaman kegagalan saya dan anda cukup memahami dan belajar dari kesalahan saya. Jangan malah ikutan salah ya.. yuk kita lanjut. Ini adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi bagi para pemula:

Kesalahan-kesalahan dalam menentukan strategi social media marketing

 

  1. Konsistensi Rendah

Suatu kesalahan yang sering dialami oleh seseorang yang mulai melakukan social media marketing adalah tidak konsisten dalam melaukan promosi atau memelihara akun media sosial yang digunakan untuk dapat promosi agar tetap produktif. Kebanyakan hanya bersemangat diawal saja dan beberapa abad kemudian sudah menghilang entah kemana. Jadi anda harus KONSISTEN.

 

  1. Tidak memiliki target yang jelas

Pada tips Strategi Pemasaran di Media Sosial Yang Benar Telah kami bahas dengan detail terkait target dalam melakukan promosi melalui social media. Jika anda tidak memiliki target yang jelas anda akan melakukan suatu hal yang sia-sia. Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula adalah kurang jelasnya target yang di rumuskannya. Misalnya : target follower/fans, reach, target sales, dll. Jika target yang ingin dicapai jelas maka akan lebih mudah bagi anda mengevaluasi strategi yang anda gunakan.

 

  1. Update status bertubi-tubi

Jangan pernah berfikir bahwa karena anda sudah memiliki audiens/ pelanggan yang tertarget dengan baik, sehingga anda dengan seenaknya melakukan promosi/update story secara terus menerus. Sebuah kasalahan yang sangat fatal apabila anda terlalu sering update status. Alih-alih mendapatkan pelanggan, akun anda akan ditinggalkan oleh follower anda karena anda terlalu sering update status apalagi promosi produk. Buatlah jadwal yang lebih terencana kapan anda akan update status, kapan anda update promosi, dan kapan anda harus melakukan analisis setiap postingan anda.

 

  1. Komunikasi satu arah

Kesalahan selanjutnya adalah membiarkan follower anda berkomentar tanpa adanya tanggapan. Cobalah bangun interaksi dengan pelanggan anda baik melalui komentar maupun chatting. Anda juga dapat memberikan suguhan mereka sebuah pertanyaan atau meminta pendapat mereka. Seperti halnya di instagram story sekarang sudah memiliki fasilitas untuk memberika form pertanyaan, manfaatkan fasilitas tersebut untuk membangun komunikasi dengan pelanggan anda.

 

  1. Respon Lambat

Nah, setelah anda mencoba membangun komunikasi dengan pelanggan anda baik melalui instastory ataupun postingan anda, sering-sering memantau hasil komentar atau balasan dari pelanggan anda agar anda mendapatkan respon yang bagus dari pelanggan anda. Pelanggan anda akan merasa kesal atau bahkan sudah malas untuk menanggapi anda jika anda terlalu lambat dalam merespon mereka.

 

  1. Akun brand untuk hal personal

Kesalahan berikutnya adalah akun brand atau produk anda gunakan untuk hal-hal yang sifatnya personal. Hal tersebut mencerminkan kalau anda tidak profesional dalam bekerja. Jangen pernah mencampur adukkan antara hal personal dan bisnis anda. Buatlah akun pribadi jika anda ingin melakukan sesuatu yang sifatnya personal.

 

  1. Membeli follower

Membeli follower atau menggunakan software yang bisa memperbesar follower/fans secara instan adalah sebuah Kesalahan yang sering dilakukan pemula. Dengan membeli follower, anda akan susah membedakan follower mana yang berkualitas. Berbeda halnya dengan followers yang dibangun dari hasil pencarian secara organik, meskipun sedikit tapi followers anda akan berkualitas.

 

  1. Tidak Fokus

Apapun bisnisnya dan apapun strategi pemasarannya fokus pada suatu hal yang sudah kita tentukan adalah sebuah keharusan. Jika anda tidak bisa fokus pada apa yang sudah anda tentukan, mustahil anda mendapatkan target yang sudah anda rancang. Jika anda berpikir bahwa media sosial merupakan strategi yang tepat, maka fokuslah untuk menjalankannya. Jika perlu, anda butuh orang atau tim yang dapat menghandle media sosial anda.

 

  1. Menggunakan banyak media sosial

Kesalahan yang terakhir versi daringkreatif adalah menggunakan media sosial yang terlalu banyak, sehingga tidak bisa fokus menjalankannya. Cukup pilih maksimal 2 media sosial yang menurut anda cocok untuk bisnis anda dan dapat ada jalankan. Jangan terlalu berambisi untuk memiliki banyak media sosial tapi tidak ada yang terurus dengan benar. Menjaga konsistensi dan eksistensi dari akun brand anda di salah satu media sosial akan lebih penting daripada memiliki banyak media sosial yang tidak berkualitas.

 

Itu tadi pemaparan tentang kesalahan-kesalahan yang sering terjadi bagi pemula yang baru mulai berbisnis di media sosial (termasuk saya waktu itu). Dengan mengerti poin-poin penting dalam mengelolah bisnis di media sosial, anda akan dengan mudah mengantisipasi setiap kegagalan yang terjadi. Namun jangan berhenti disini, masih banyak ilmu yang akan saya berikan kepada anda. Pada artikel selanjutnya kita akan membahas tentang Cara Ampuh mempromosikan akun Instagram. Terima kasih, jangan lupa tinggalkan komen dan share jika bermanfaat.

 

Baca juga : 8 Tips Pakar Social Media Marketing

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Comment